A

Ada yang datang, tetapi kehadirannya justru menjadi sebuah pengalaman dalam hidup. Ada juga yang datang tetapi ia justru yang menjadi pelengkap dan pemberi makna tersendiri dalam hidup.


Tidak semua yang pergi meninggalkan luka, namun terkadang ia pergi karena adanya luka, kehilangan bukan hanya memberikan kesedihan, tetapi penyesalan yang akan membuat rasa bersalah menjadi pengingat, kerinduan tak berujung, dan kenangan yang seolah menjadi pengobat sementara kerinduan itu.


Mengapa harus diguncangkan dengan kepergian? Karena mungkin kepergian itulah yang menjadi tamparan untuk ego tingginya itu. Renungannya bagai bercermin pada penyesalan, Lantas, apakah sebuah pemberi luka butuh obat? apakah akan pulih seiring berjalannya waktu atau akan membunuh penyesalannya menjadi kehancuran perlahan bagi dirinya yang diciptakan oleh diri sendiri?.


-sftmh-

Comments

Popular Posts