Ketika Cermin Tidak Lagi Memantulkan Wajah
Ada banyak manusia yang menghabiskan hidupnya menjelajahi dunia, tetapi asing terhadap dirinya sendiri. Mereka mengenali wajah-wajah yang datang dan pergi, memahami tabiat orang lain dengan begitu rinci, namun gagal membaca bahasa yang tumbuh di dalam batinnya sendiri. Padahal, sebelum memahami dunia, ada diri yang terlebih dahulu perlu dipahami. Self awareness bukan sekadar kesadaran. Ia adalah keberanian untuk menyalakan pelita di sudut-sudut diri yang selama ini sengaja digelapkan. Menyusuri lorong-lorong batin yang penuh pertanyaan, lalu menerima apa yang ditemukan di sana, meski tidak selalu menyenangkan. Sebab tidak semua yang bersemayam dalam diri layak untuk dibanggakan. Ada ego yang kerap menyamar sebagai prinsip. Ada ketakutan yang berulang kali kita sebut sebagai kehati-hatian. Ada luka yang tidak pernah benar-benar sembuh, tetapi diam-diam mengendalikan cara kita memandang hidup dan memperlakukan orang lain. Dan sering kali, yang paling melelahkan bukanlah kenyataan itu sen...