Mama....
Dihari itu untuk pertama kalinya aku menangis, tangisanku membuat semua orang meneteskan air mata dan tersenyum, semua orang tersebut ingin mengendongku seandainya jika aku bisa berbicara saat itu aku "cuman pengen digendong sama mama" sudah pasti semua orang itu pasti akan terkejut.
Namun tidak, dia selalu memberikan kenyamanan untuk tubuh mungilku di kala itu, pelukan serta ciuman selalu aku dapatkan darinya, ya aku seorang bayi menggemaskan dengan rambut tebal berwarna hitam dengan tubuh berukuran kecil seperti botol air mineral, mungkin mereka yang ingin menantikan ku sudah tidak sabar sampai pada akhirnya aku pun terlahir 2 bulan lebih cepat, kehadiranku membuat dia selalu terjaga dari tidurnya tangan ajaibnya mampu membuat tubuh mungil ku menjadi tubuh yang gembul.
Dia berkata bahwa aku sering menghabiskan biskuit, biskuit favoritku pada saat itu adalah milna sampai dia bilang aku adalah anak milna, bukan karena biskuit itu aku menjadi tumbuh besar namun karena cinta dan kasih sayangnya, aku akan selalu menginginkan itu darinya ntah itu aku sudah tumbuh remaja, dewasa, menikah, aku akan selalu dan ingin mendapatkan itu darinya karena dia adalah salah satu alasanku yang masih kuat sampai dititik ini, dia salah satu alasanku untuk hidup, dia hidupku, dia duniaku, dia ibu periku, dia sandaranku dia segalanya untukku, teruntuk wanita....tunggu, dia tidak hanya seperti wanita luar biasa bagiku.
Teruntuk mama malaikat dihidupku.
- sftmh -
Comments
Post a Comment