Rasa ini
Semakin lama,semakin tak terkendali
Semakin terfikir, semakin terbayang
Semakin kuat, semakin terlarut
Dan semakin dalam, akan semakin terasa
Hati ini yang kampana
Ketika melihatnya ku terpana
Bohong jika aku tidak terlena
Sampai aku lupa, bahwa ini buana bukan nirwana
Aku gugup ketika dekat menatapnya
Tetapi aku resah jika jauh darinya
Aku tersipu malu ketika berada disisinya
Tetapi aku tidak tahan ketika rindu padanya
Mencoba berfikir mengapa
Mencoba melupakan tetapi untuk apa?
Rasanya melupakan bukanlah yang aku inginkan
Itu hanya akan menjadi nestapa
Aku tak bisa menerka nerka alur ini
Aku tak bisa memaksa dia untuk selalu berada disini
Apakah kau paham bumantara tentang rasa ini?
Apakah kau menyaksikan juga wahai semesta tentang rasa ini?
Tuhan izinkan aku untuk bisa lebih dalam mengenalnya
Izinkan aku untuk selalu menemaninya
Berilah aku kesempatan untuk berbagi suka dan duka dengannya
Bahkan jika ini takdir, aku ingin menua bersamanya
Harapan serta permintaan ku mungkin terdengar sangat berlebihan
Namun jujur ini bukan sebuah omongan belaka yang akan terhenti termakan waktu
Justru ini adalah kisah yang sangat lama dan akan memakan waktu
Ketika aku dan dia menjadi teman dalam hidup
Untuk menua bersama merangkai indahnya hidup
Cinta akan selalu tumbuh
Untuk dia yang ingin ku gapai
Harapan akan selalu ada
Untuk dia yang selalu ku tunggu
Jika cinta itu tertuju untuk orang yang tulus, dan sebaliknya orang yang kita cintai itu akan merasakan dan menerima hal yang sama seperti apa yang kita berikan kepadanya.
- sftmh -
Comments
Post a Comment