Batin yang terluka namun tak henti menata mimpi

    Bagaimana apa yang sedang kamu usahakan? Bagaimana kabarnya dirimu yang sebagian energi mu sudah habis termakan oleh waktu dan jejak keringat itu, kadang hidup itu seperti komedi kadang juga seperti drama, sebuah kemustahilan mungkin akan terjadi, sebuah ketidak tahuan akan menjadi tahu bila mana waktunya yang telah ditentukan akan tiba, wajar jembatan yang dirimu pijak sering kali runtuh atau bergoyang karna ketidakseimbangan badan atau angin serta guyuran hujan yang terus menguyur pijakan mu, tak apa terpeleset tak apa bila bergoyang itu sebuah jembatan bukan aspal yang kokoh yang tergerus roda.

Apakah dirimu mempercayai akan ada pelangi yang menari-nari seusai badai yang selesai menyapa bumi? ia yang memberikan sebuah ujian ialah juga yang memberikan sebuah solusi, satu jalan tertutup ia buka kan seribu jalan lain yang masih terbuka, harapan-harapan itu ketika siang menjadi angan-angan ketika malam menjadi mimpi, tapi apakah pernah kau tertampar sebuah realita? Cukup pahit namun kau jalani demi mewujudkan sebuah mimpi yang rasanya kau rasa tak bisa kau capai tapi bila mana sang pencipta berkehendak semua akan terjadi, kau boleh bermimpi tapi jangan lupa untuk bangun ini bentala bukannlah nirwarna.


-sftmh-

Comments

Popular Posts