Aksara sederhana ini yang penuh makna

Bukan manusia atau diri sendiri yang mengubahnya tetapi tuhan yang mengubahnya, karena yang tuhan tunjukan itu lebih baik walaupun sulit untuk diterima. namun perlahan tapi pasti semua akan terbiasa, Bukan hujan yang membuat tenang, tetapi perasaan yang damai akan membuatmu jauh lebih tenang.


Ia terlalu banyak membendung kesedihannya itu. Entahlah mengapa tapi sejujurnya aku bisa merasakan bagaimana perasaanya itu. jika anak tidak bisa membohongi ibunya, maka begitupun sebaliknya ibu tidak bisa membohongi anaknya, ia selalu ingin terlihat kuat didepan anak anaknya namun tak selamanya peran itu bisa dirinya jalankan, dibalik itu dengan perasaan lembutnya ia tidak ingin membuat anak anaknya bersedih dan tak akan membiarkan setetes air mata pun terjatuh dari mata anak anaknya yang ia cintai itu.


Apakah tetesan air mata yang berbekas di alas tidur itu adalah bohong? Bagaimana seluruh isi kamarmu menyaksikannya? Hanya keheningan dan rasa sesak yang kau rasa. sesaat menatap langit-langit kamar dan terfikir, sumarah kah daksa ini? Aku terbelenggu dalam keputusasaan. Pikiran buruk yang sering menyapa diriku selalu berisik untuk menarikku ke dalamnya, tarikan energi yang membuatku untuk terjatuh begitu sangat kuat. Setiap harinya aku dihantui oleh rasa menyerah, namun aku tidak ingin kalah dengan hal itu, diriku adalah setir, diriku lah yang memegang semua kendalinya. Maka, aku harus pandai dalam hal itu, selain itu ada alasan yang lebih kuat yang bisa membuatku bangkit dari rasa ingin menyerahku.


Namun, setiap hariku selalu menatap kedua matanya, lalu kusadar ada yang lebih kuat dari hambaku ini Tuhan. Wanita yang setiap malamnya kudiam-diam tatapi wajahnya serta tubuhnya yang terbaring nyenyak itu. Jika ia bisa kuat demi diriku maka aku pun harus bisa lebih kuat darinya. Bagaikan indurasmi yang menyinari sepanjang malam hariku.


Terbiasa menangis di malam hari, namun di siang hari ia menebar tawa dan senyum bagi orang-orang yang ia sayangi. Tak jarang dadanya mungkin terasa sesak; juga pertanda menelan ludah ketika menahan tangis itu terasa begitu sakit dan berat.


Usianya yang sudah tak muda lagi, rambutnya yang memulai perlahan memutih tetapi cantiknya tak sedikit pun berkurang. Di dalam tubuhnya terdapat jiwa yang begitu tangguh. Dalam benakku selalu terucap, aku banyak belajar darinya: bagaimana caranya bertahan walau ingin terjatuh, bagaimana caranya bahagia walau atap rumah semakin hari terasa sesak, bagaimana caranya menemukan pintu baru kala pintu-pintu lain tertutup, bagaimana caranya agar tetap tersenyum walau banyak hal sering kali meredupkan senyuman itu.


Aku kini sudah bisa berjalan sendiri didunia yang luas ini tetapi kumasih membutuhkan tanganmu itu, masih membutuhkan bahumu itu, tidak ada yang lebih aman selain dalam pelukan serta belaianmu itu, terkadang kumasih takut dalam mengambil langkah, namun kau sering meyakinkan bahwa diriku ini mampu dan bisa, seketika kau mulai perlahan menumbuhkan dan membangkitkan rasa kepercayaan dalam diriku yang hampir redup itu.


Apakah kau tahu, kau adalah wanita terkuat walaupun batin mu itu sering kali menangis. Kau adalah penguat bagi anak-anakmu, kau adalah sandaran dan pegangan untuk kami, dan sebaliknya kami juga adalah sandaran serta pegangan bagimu. Kau boleh mengeluh sesuka hatimu, karena aku tak suka jika kau diam acuh. Kau boleh memarahiku, tapi tolong jangan mendiamkanku. Kau boleh bercerita sampai kapan pun kau mau, karena kita terjatuh bersama dan kita harus bangkit bersama. Jika salah satu di antara kita sedang terjatuh, maka salah satunya lagi harus menggenggam tangan itu.


Dari sini ku tahu, tetaplah bernafas untuk hal-hal kecil yang membuat kita bangkit dalam menjalankan hari-hari ini dan seterusnya, dan tetaplah hidup demi cinta dan tujuan besar yang akan kita wujudkan satu demi satu. Teruntuk cinta pertama dalam hidupku, rasanya begitu tak cukup kata untuk menggambarkanmu seperti apa, agar seluruh dunia dan seisinya mengetahui bahwa ia adalah sang pemenang dalam kehidupanku. Peranmu selalu ingin kudapatkan sejak aku masih kecil hingga sampai sekarang ini, begitu pun seterusnya. Terima kasih tak terhingga untukmu, malaikat dalam hidupku.


-sftmh-

Comments

Popular Posts